Lebih Dari Sekedar Rekan Kerja

Menulis.. menulis dan menulis lagi … Kali ini aku ingin menulis tentang teman-teman dikantor, dan kebiasaan-kebiasaan kami di kantor. Banyak hal tentunya yang dialami setiap kita saat bersama teman kantor, entah dalam hal pekerjaan, saat istirahat makan siang, setelah pulang kerja dan masih banyak lagi. Begitu juga dengan aku, banyak hal yang aku alami bersama rekan-rekan kerja di kantor ku.

Yup… IT Department. Begitu dengar ini, yang terlintas adalah laki-laki. Memang benar, department yang isinya mayoritas laki-laki ini menjadi tempat aku menghabiskan waktu, gimana tidak, setiap hari bertemu dengan mereka, hampir setiap hari, 8 jam dalam 24 jam, 6 hari dalam 1 minggu, 26 hari dalam 1 bulan. Rasa yang didapetin sih campur-campur, dari yang semula malu-malu, sungkan, canggung, lama-lama menjadi terbiasa hingga tak ada jarak rasanya. Eitss… tapi aku ga melupakan kodrat ku sebagai “wanita” (hehehe…) Kadang ada ras jengkel kalau teman-teman ini (yang laki-laki) sudah mulai bergurau melewati batas… huft… jengkel dan marah pengennya. Tapi aku kadang memilih untuk tidak mendengar pembicaraan mereka, atau sengaja mengalihkan, tapiii…. aku pernah lhoo marah… (hahaha… lha mereka susah dikasi taunya sii…)

Sekarang IT dept tempat aku kerja sudah makin bertambah banyak, Totalnya ada 6 wanita (termasuka ku lhoo…) dan 15 laki-laki. Kami sangat dekat dan akrab, apalagi usai jam kerja di kantor. Kami sering pergi makan bersama, ngumpul, nongkrong. Dan sore ini sepulang kerja kami berencana untuk pergi minum susu, (cari yang segar segar …) Sore itu, aku, april, wulan, winny, hendri, budiman, dan mas budi menuju S3 Jalan Godean, Susu Sapi Segar …. Jalanan penuh dan macet, tapi tak pernah mengurungkan niat kami untuk pergi bersama-sama. Berbodong-bondong, sesekali melirik ke spion motor, melihat masih ada yang ngikuti apa gag, soalnya ada yang gag tau tempatnya. Kayak aku ini, udah gag tau tempatnya eehh… jalan duluan di depan, hahaha…. Untunglah sampai juga di TKP.

Yakk, pilih menunya, catat dan berikan pada pelayan. Hmm… sambil menunggu pesanan, kami berbincang dan ngobrol-ngobrol tentunya dengan statment jangn membahas soal kerjaan yaaa… hehehe… sudah 8 jam kita ketemu dikantor bicarain soal kerjaa, mosok yaa disini masih mau dilanjutkan lagi,,, (tidaaakkkkk…..) Akhirnya kami asal ngobrol aja, asal ada bahan apa saja jadi menarik.

  

Yang tak lepas dari pandangan ku sore ini adalah, aku senang berada diantara kalian. Rasanya bisa memiliki waktu bersama kalian itu adalah anugerah. Mendengarkan perbincangan wulan dan april, yang aku sendiri kadang suka salah manggilin mereka, hehehe… Rasa lelah dan penat seharian dikantor rasanya terbayarkan sudah sore ini, melihat senyum lebar mereka rekan-rekan kerja ku… Sayangnya tidak semua ikut, bayangkan saja kalau 21 orang ada disitu semua tentunya akan sangat ramai dan gaduh. Ayoo… yang belum pernah gabung, gabung yakk…

Bukan kali pertama aku menghabiskan waktu sepulang kerja bersama rekan-rekan kantor, tapi sudah beberapa kali dan itulah kebersamaan kami. Mereka… tidak hanya rekan disaat pekerjaan menumpuk dikantor, saat masalah datang dari outlet, tapi mereka pribadi-pribadi yang luar biasa. Setiap mereka unik dan gag ada duanya. Kalau kadanga aku pergi ke masa lalu IT rasanya ga pernah dapetin orang-orang yang pernah ada dulu. Begitu juga sebaliknya, mereka yang sekarang memiliki ke unikan sendiri. Kami bukan sekedar rekan kerja, tetapi kami seperti saudara, ada kakak, ada adik, paman, bibi, ayah juga ibu. Kami bukan sekedar rekan kerja, lebih dari itu kami adalah satu tubuh yang banyak anggotanya. Ada tangan, ada kaki, ada mata, ada telinga, ada kepala, dimana setiap kita boleh saling melengkapi dan bergantung satu dengan yang lainnya. Aku.. bahagia ada diantara kalian, menjadi bagian dalam team IT ini bukan sebuah kebetulan, tapi masing-masing dari kami memiliki fungsi, dan kami butuh tangan-tangan yang lain, kaki-kaki yang lain, karena department ini akan semakin berkembang dan tumbuh besar.

Jangan berharap segalanya menjadi lebih baik, berharap saja pada diri kita untuk menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.